Rabu, 24 Februari 2016

                      Antara Logika dan Perasaan


            Terkadang setiap orang tidak pernah menyadari bahwa setiap kita melakukan sesuatu hal yang kita inginkan didalam nya terdapat unsur logika dan Perasaan. Dimana keduanya ini saling berkaitan erat, akan tetapi pada kenyataannya dalam kehidupan sering kali logika dan perasaan tidak seiiring berjalan. Sulit di tebak sebenarnya adakalanya logika bisa mengalahkan perasaan begitu pula sebaliknya. Tidak jarang kedua unsur tersebut dapat memicu sebuah peristiwa yang terkadang tidak banyak orang lain kecuali yang mengalaminya.    
         Mungkin semua pernah merasakannya, hanya saja tidak pernah terlintas didalam hati untuk memikirkan logika dan perasaan, Apalagi disaat kita mengalami sebuah masalah sering marah, mungkin kita hanya mendahulukan logika saja sehingga tidak ada kesempatan perasaan untuk berbicara. Begitu juga sebaliknya disaat kita sedih ditinggal sang kekasih, hati kita mungkin hanya memenangkan perasaan daripada logika,"bagaimana bisa?" mungkin itu pertanyaan yang kita ucapkan.
               
         tentu saja, pada faktanya apabila kita berpegang pada logika saat orang yang kita sayangi pergi maka kita akan berfikir positif dengan merekan dia untuk orang lain dan menghargai keputusan kekasih hati kita untuk meninggalkan kita,bukan sedih yang berkepanjangan. ini membuktikan disaat posisi seperti itu kita hanya menggunakan persaan tanpa menghiraukan logika. Semua ini hanya contoh kecil antara logika dan perasaan yang tidak dapat berjalan bersamaan, Seandainya saja antara logika dan perasaan dapat selalu berjalan bersama mungkin tidak ada orang galau,marah,dan sedih.
                        
         Banyak orang menyatakan bahwa pria dan wanita memiliki watak yang berbeda. Seorang pria lebih berpegangan kepada logika, sedangkan wanita lebih berpegangan pada perasaan. Wanita lebih berpikir jangka panjang sehingga ia dapat memikirkan keputusan yang dilakukan hingga kemasa depan, Berbeda dengan pria yang selalu berpikir jangka pendek yang berfikir dimasa yang sekarang sedang dihadapi saja tanpa memikirkan masa depan. Jadi, Antara logika dan perasaan keduanya memiliki kelebihan dan kekurang. Jangan sampai perasaan kita dapat mengalahkan logika seperti halnya bunuh diri karena putus cinta.

38 komentar:

  1. Bener artikelnya aku juga suka bingung sama perasaan sendirii.setelah baca ini jadi bisa tau terimakasih

    BalasHapus
  2. bener juga artikel ini, logika bisa mengalahkan perasaan dan begitu pula perasaan bisa mengalahkan logika{imbanglah}

    BalasHapus
  3. bener juga artikel ini ,perasaan dan logika sangat berkaitan ,

    BalasHapus
  4. perasaan itu berkaitan dengan hati nurani yang bersifat subjektif. Dan tidak dapat dipungkiri, bahwa logika dan perasaan itu saling berhubungan

    BalasHapus
  5. Artikelnya bagus apalagi artikel ini mengambil sebuah permasalahan yang pernah bahkan sering di alami oleh manusia, tingkatkan!

    BalasHapus
  6. bener juga artikel ini, logika bisa mengalahkan perasaan dan begitu pula perasaan bisa mengalahkan logika..
    Ditunggu post brikutnya

    BalasHapus
  7. bener banget suka susah dan ngebingungin kalo udah berfikir antara logika dan perasaan..

    BalasHapus
  8. Bagus kak artikelnya (y) Logika dan perasaan memang berkaitan. Ketika kita memutuskan sesuatu dgn menggunakan perasaan, maka tumbuhkan logika untuk dpt memilih dan memutuskan hal tersebut secara baik dan adil.. ketika kita memutuskan sesuatu dgn menggunakan logika, maka tumbuhkan perasaan agar kita dpt memikirkan apakah perbuatan kita baik dan bermanfaat bagi org lain.. ;)

    BalasHapus
  9. Artikel nya bagus banget , memang bnar trkadang semua manusia kurang sdar yg ia lakukan setiap kseharianya

    BalasHapus
  10. ceritanya bisa menginspirasi buat kita,intinya semua manusia juga tidak hanya mementingkan logika tapi harus dengan perasaan.ditunggu post berikutnya!

    BalasHapus
  11. Nice Post . yang terpenting Logika dan perasaan harus seimbang,,,!! Its More Better!!

    BalasHapus
  12. Artikelnya bagus apalagi artikel ini mengambil sebuah permasalahan yang pernah bahkan sering di alami oleh manusia, tingkatkan!

    BalasHapus
  13. Artikel yang sangat menyadarkan para pembaca . Ditunggu postingan selanjutnya yang tidak kalah bergunanya bagi para pembaca.

    BalasHapus
  14. artikel yang sangat bermanfaat,

    BalasHapus
  15. Memang benar logika bisa mengalahkan perasaan,begitu sebaliknya perasaan bisa mengalahkan logika.jadi semuanya saling egois.

    BalasHapus
  16. Artikel yang cukup menginspirasi.. memang benar antara logika dengan perasaan memiliki hubungan yang erat, Namun dibalik itu, terkadang keduanya bertentangan..
    Ditunggu post selanjutnya^^

    BalasHapus
  17. Artikel iniii memang benarr, dimana logika memilih untuk "iya" tpi prasaan untk "tidak".. Dn kita sndri yg hrus mmilih slh satu untk tdkadanya keegoisan tp mau gmnapun logika sma prasaan pasti slg keterkaitan. .bagus artikel nya bisa dijadikan pelajaran. D tunggu post slnjutnya ya zii;;)

    BalasHapus
  18. Artikel ini sangat bagus:) di tunggu post berikutnya

    BalasHapus
  19. Artikel nya bagus ka ;)di tunggu post berikut nya ka ;) semoga tetap menarik artikel nya ka dan menarik perhatian bagi orang lain :)

    BalasHapus
  20. Artikelnya bagus, di tunggu postingan berikutnya :)

    BalasHapus
  21. Artikelnya bagus, menarik pula ada gambarnya, isinya juga menarik, antara perasaan dan logika saling berkaitan^^

    BalasHapus
  22. Artikelnya bagus, menarik pula ada gambarnya, isinya juga menarik, antara perasaan dan logika saling berkaitan^^

    BalasHapus
  23. Setuju bangett.Artikel nya baguss ndrii..Semangat yaaa!!!

    BalasHapus
  24. setuju banget sama artikelnya. ditunggu ya postingan selanjutnya. semangatttt

    BalasHapus
  25. setuju banget sama artikelnya. ditunggu ya postingan selanjutnya. semangatttt

    BalasHapus
  26. Woww artikelnya menariik untuk d baja

    BalasHapus
  27. Menarik sekali artikelnya,memang antara perasaan dan logika keduanya saling berkaitan,bermanfaat!

    BalasHapus
  28. Sangat membantu,emang sih logika dan perasaan keduanya saling keterkaitan. Tapi sekedar saran yaa, lebih baik logika kita yang lebih di gunakan dibandingkan dengan perasaan kita. Karena dengan logika, peluang kita menyakiti seseorang jauh dari kata mungkin (y)

    BalasHapus
  29. Terlihat bagus dan menarik, dan kata2 nya pun tidak ada yang terlihat rancu, cerita menarik menurut saya, saya tunggu post selanjutnya ...

    BalasHapus
  30. Terlihat bagus dan menarik, dan kata2 nya pun tidak ada yang terlihat rancu, cerita menarik menurut saya, saya tunggu post selanjutnya ...

    BalasHapus
  31. Bagus Artikelnya Perasaan dan Logika itu Harus Seimbang,Bayangkan kalau setiap kita Ngambil keuputusan sesuai Perasaan dan logika kita, itu akan menjadi keputusan yang Sempurna :D

    BalasHapus
  32. Artikel yg sangat bermanfaat

    BalasHapus
  33. Artikel nya menarik . Dan sngat bermanfaat bagi pembaca d tnggu postingan berikut nya :)

    BalasHapus
  34. Artikelnya sangat bagus dan menarik, mungkin kita haya mendahulukan logika saja sehingga tidak ada kesempatan perasaan untuk berbicara.

    BalasHapus
  35. artikelnya bagus sangat menginspirssi banyak orang ditunggu post berikutnya

    BalasHapus